Video: Perempuan menabrakkan mobil beberapa detik setelah menghina politikus Inggris di jalan

Perempuan menabrakkan mobil beberapa detik setelah menghina politikus Inggris di jalan. Foto: X @Nigel_Farage
Perempuan menabrakkan mobil beberapa detik setelah menghina politikus Inggris di jalan. Foto: X @Nigel_Farage

Seorang perempuan mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa detik setelah menghina politikus Inggris Nigel Farage dalam sebuah acara kampanye di Clacton, Inggris bagian timur.

Momen tersebut direkam dalam video oleh tim pemimpin partai Reform UK. Dalam rekaman itu, pengemudi terlihat memperlambat kendaraannya, menurunkan kaca mobil, dan meneriakkan hinaan kepada Farage saat melintas di lokasi tersebut.

Perempuan menabrakkan mobil beberapa detik setelah menghina politikus Inggris di jalan. Foto: X @Nigel_Farage
Perempuan menabrakkan mobil beberapa detik setelah menghina politikus Inggris di jalan. Foto: X @Nigel_Farage

Beberapa saat kemudian, ia tidak menyadari bahwa kendaraan di depannya telah berhenti di lampu merah dan akhirnya menabrak bagian belakang sebuah BMW. Menurut laporan media Inggris, tidak ada yang terluka.

Nigel Farage. Foto: X @Nigel_Farage
Nigel Farage. Foto: X @Nigel_Farage

Setelah kecelakaan tersebut, Farage mengunggah video itu di media sosialnya dan mengatakan bahwa perempuan tersebut “meneriakkan hinaan” kepadanya sebelum menabrakkan mobilnya sendiri. Ia menyebut kejadian itu sebagai “karma instan”. Seorang anggota timnya juga terdengar mengatakan bahwa perempuan tersebut “tidak akan melakukannya lagi dalam waktu dekat”.

Insiden itu terjadi ketika Farage sedang berkampanye untuk pemilihan sela di Clacton yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus. Politikus tersebut mengundurkan diri dari jabatannya sebagai anggota parlemen pada awal bulan dan berusaha kembali ke Parlemen melalui pemilihan baru tersebut.

+ Rusia meningkatkan pengiriman BMP-3 dengan perlindungan baru dan sistem peperangan elektronik

Foto dan video: X @Nigel_Farage. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top