RAF mendemonstrasikan kemampuan angkut helikopter Chinook selama FIA 2026

Helikopter Chinook milik Royal Air Force mengangkut muatan gantung selama pertunjukan di Farnborough International Airshow 2026. Foto: Boeing Defense/Reproduksi.
Helikopter Chinook milik Royal Air Force mengangkut muatan gantung selama pertunjukan di Farnborough International Airshow 2026. Foto: Boeing Defense/Reproduksi.

Video yang dipublikasikan di media sosial memperlihatkan pesawat tersebut mengangkut muatan gantung dan melakukan manuver yang menyimulasikan tugas-tugas logistik dalam operasi

Royal Air Force mendemonstrasikan kemampuan operasional helikopter CH-47 Chinook selama Farnborough International Airshow 2026 di Inggris. Demonstrasi tersebut dilakukan oleh Chinook Role Demo Team, tim yang bertanggung jawab memperlihatkan kepada publik beberapa fungsi utama yang dijalankan oleh pesawat tersebut.

Sebuah video pertunjukan tersebut dipublikasikan di media sosial oleh Boeing Defense. Rekaman itu memperlihatkan Chinook melakukan manuver pada ketinggian rendah dan mengangkut muatan eksternal yang digantung dengan kabel di bawah badan pesawat.

Helikopter Chinook milik Royal Air Force mengangkut muatan gantung selama pertunjukan di Farnborough International Airshow 2026. Foto: Boeing Defense/Reproduksi.
Foto: Boeing Defense/Reproduksi

Menurut unggahan tersebut, demonstrasi itu juga menggambarkan pengangkutan personel militer dan peralatan di dalam kompartemen internal. Fleksibilitas ini memungkinkan helikopter dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan setiap operasi dengan menggabungkan muatan internal dan eksternal.

Pengangkutan muatan gantung membutuhkan koordinasi yang tepat antara pilot, operator muatan, dan tim yang berada di darat. Saat awak menjaga pesawat tetap stabil, para operator memantau pergerakan muatan dan memberikan arahan untuk melakukan koreksi guna mengurangi ayunan selama perjalanan.

Helikopter Chinook milik Royal Air Force
Foto: Boeing Defense/Reproduksi

Chinook menggunakan dua rotor utama yang dipasang dalam konfigurasi tandem, satu di bagian depan dan satu lagi di bagian belakang. Arsitektur ini menghilangkan kebutuhan akan rotor ekor dan mendukung pengangkutan muatan berat, sekaligus memungkinkan akses ke kompartemen internal melalui ramp belakang yang lebar.

Pertunjukan tersebut juga menarik perhatian karena apa yang disebut “blade slap”, yaitu suara berdenyut khas yang dihasilkan oleh bilah rotor dalam kondisi penerbangan tertentu. Suara itu berkaitan dengan interaksi aerodinamis antara rotor dan perpindahan volume udara dalam jumlah besar, sehingga menjadi salah satu ciri Chinook yang paling mudah dikenali.

Helikopter Chinook milik Royal Air Force
Foto: Boeing Defense/Reproduksi

Chinook Role Demo Team terdiri atas personel militer dari unit-unit operasional dan menggunakan pertunjukan tersebut untuk menunjukkan bagaimana helikopter dapat mengangkut pasukan, kendaraan, perbekalan, dan berbagai peralatan lainnya ke lokasi tanpa landasan pacu atau infrastruktur yang memadai.

Meskipun penerbangan tersebut telah dikoreografikan, demonstrasi yang dilakukan selama FIA 2026 menyoroti kemampuan penting bagi operasi militer dan kemanusiaan: mengangkut muatan besar dengan cepat langsung ke wilayah yang sulit dijangkau.

+ Pesawat baru Qantas terbang nonstop selama 19 jam menuju Australia

Sumber dan gambar: Boeing Defense/Reproduksi. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top