Ukraina menembak jatuh drone Orion Rusia yang digunakan untuk meluncurkan rudal jelajah

Ukraina menembak jatuh drone Orion Rusia yang digunakan untuk meluncurkan rudal jelajah
Ukraina menembak jatuh drone Orion Rusia yang digunakan untuk meluncurkan rudal jelajah (Facebook – 115ombr)

Angkatan Bersenjata Ukraina mengumumkan telah menembak jatuh satu lagi drone Orion Rusia dengan menggunakan drone pencegat, menandai kedua kalinya pesawat jenis ini dihancurkan dengan cara tersebut.

Operasi tersebut dilakukan oleh personel militer dari unit Prybultsi, bagian dari Brigade Mekanis Independen ke-115, dengan dukungan tim yang berpartisipasi dalam proyek Dronefall, yang didanai oleh Come Back Alive Foundation.

Orion merupakan kendaraan udara nirawak berukuran besar yang dikembangkan untuk misi pengintaian dan serangan. Platform ini mampu membawa muatan hingga 200 kilogram, beroperasi dalam radius hingga 250 kilometer, bertahan di udara selama sekitar 30 jam, dan mencapai ketinggian hampir 8.000 meter. Karakteristik tersebut menjadikannya aset penting bagi pasukan Rusia.

Orion. Foto: Wikimedia
Orion. Foto: Wikimedia

Menurut informasi yang dirilis oleh militer Ukraina, Orion juga digunakan sebagai platform peluncuran rudal jelajah S8000 Banderol. Senjata tersebut dapat mencapai kecepatan maksimum antara 620 dan 650 km/jam, mempertahankan kecepatan jelajah hingga 560 km/jam, dan memiliki jangkauan yang diperkirakan sekitar 500 kilometer berkat mesin turbojet buatan Tiongkok.

Rudal tersebut juga dilengkapi hulu ledak dengan berat lebih dari 114 kilogram, yang mengandung hampir 50 kilogram bahan peledak. Ukraina menegaskan bahwa ini bukan pertama kalinya mereka berhasil menetralkan sebuah Orion. Tahun lalu, operator dari Pusat Operasi Khusus Alpha, yang berada di bawah Dinas Keamanan Ukraina (SSU), juga mencegat salah satu drone tersebut selama operasi pertahanan udara.

+ Inggris memperkenalkan Oceanus17: kapal robotik yang mampu beroperasi selama lebih dari 50 hari

Sumber: Militarnyi | Foto: Facebook – 115ombr | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top