
Perusahaan Amerika AZAK merilis sebuah demonstrasi di mana sebuah robot darat tak berawak kecil (UGV) dengan berat sekitar 227 kg menarik truk militer Palletized Load System (PLS) milik Angkatan Darat Amerika Serikat, yang berbobot sekitar 24 ton dalam kondisi kosong.
Selama pengujian, truk tersebut juga membawa sekitar 454 kg amunisi, sehingga robot itu memindahkan beban lebih dari 100 kali beratnya sendiri.

Menurut perusahaan, performa tersebut dimungkinkan berkat sistem propulsi yang dipasang langsung pada roda. Setiap modul S26 mengintegrasikan motor listrik, baterai, kotak transmisi, dan elektronik kendali dalam satu unit, memungkinkan kendaraan dikonfigurasi dengan jumlah roda berbeda sesuai misi dan meningkatkan kemampuan traksinya.

AZAK menekankan bahwa demonstrasi tersebut dilakukan dalam kondisi nyata, bukan di lingkungan laboratorium yang terkendali. Dalam gambar, robot itu melewati ketidakteraturan medan sambil menarik truk, menunjukkan kemampuannya untuk misi logistik dalam skenario militer.

PLS adalah salah satu kendaraan utama Angkatan Darat AS untuk mengangkut amunisi dan pasokan. Bagi AZAK, teknologi ini dapat mengurangi upaya yang diperlukan untuk memindahkan peralatan berat di medan perang dan memperluas penggunaan kendaraan darat tak berawak dalam operasi logistik.
+ Ukraina mengklaim telah menghancurkan dua peluncur Rusia dari sistem S-400 dalam serangan drone
Foto: Linkedin AZAK. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
