
Inggris telah mengonfirmasi bahwa pada 2027 negara itu akan memulai pembangunan kapal selam serang pertama kelas SSN-AUKUS, menandai tahap baru dalam kemitraan strategis yang dibangun bersama Australia dan Amerika Serikat.
Pemerintah Inggris berencana memproduksi hingga 12 kapal untuk Royal Navy, semuanya dilengkapi propulsi nuklir dan persenjataan konvensional, sementara Australia juga akan mengadopsi desain yang sama dalam program pembaruan armadanya.
Dikembangkan untuk menggantikan kapal selam kelas Astute, SSN-AUKUS menggabungkan teknologi Inggris, Amerika, dan Australia. Produksi akan berlangsung di Barrow-in-Furness, sementara reaktornya akan dibuat di Raynesway oleh Rolls-Royce. Secara paralel, Australia sedang menyiapkan lini produksi masa depannya dan telah membeli tiga kapal selam kelas Virginia dari Amerika Serikat untuk mempertahankan kemampuan operasional selama masa transisi.
Rencana investasi tersebut juga mencakup modernisasi besar-besaran infrastruktur industri nuklir pertahanan Inggris. Langkah-langkahnya meliputi perluasan kapasitas produksi kapal selam dan reaktor, peningkatan pangkalan angkatan laut dan galangan kapal, pembangunan dok apung baru, serta investasi bernilai miliaran dolar dalam bahan bakar nuklir dan pelatihan tenaga profesional khusus untuk menopang pertumbuhan sektor tersebut.

Dengan anggaran sebesar US$84,4 miliar yang dialokasikan untuk program nuklir selama empat tahun ke depan, pemerintah Inggris bermaksud mempercepat produksi kapal selam secara signifikan, dengan target meluncurkan satu kapal baru setiap 18 bulan. Meski fasilitas industri diperluas, para ahli menilai bahwa mempertahankan ritme tersebut akan membutuhkan peningkatan kapasitas produksi lebih lanjut.
The first SSN-AUKUS submarine will begin construction at Barrow in Furness next year, the first of “at least” 12 boats in class.
To support the Submarine Service, 3 floating drydocks will be built for Faslane under Project Euston, delivery date is unknown.
— UK Forces Tracker (@UKForcesTracker) July 1, 2026
+ SEPECAT Jaguar RAF: jet serang yang menandai penerbangan Inggris pada era Perang Dingin
Sumber: UK Defence Journal | Foto: X @RoyalNavy | Bae Systems. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
