
Sebuah pembom Ukraina Su-24M dari Brigade Penerbangan Taktis ke-7, unit yang dinamai untuk menghormati Petro Franko, jatuh pada Selasa (16) ini di wilayah Khmelnytskyi, Ukraina.
Informasi tersebut disampaikan oleh layanan pers Angkatan Udara Ukraina. Menurut pernyataan resmi, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.00 dan menyebabkan tewasnya dua awak pesawat: Mayor Bohdan Hryhorovych Zaharulka dan Letnan Senior Bohdan Oleksandrovych Babenko.
Angkatan Udara menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para penerbang yang tewas. Tim penyelamat dan aparat penegak hukum sedang bekerja di lokasi jatuhnya pesawat. Berdasarkan informasi awal, tidak ada laporan korban di kalangan penduduk sipil.
Penyebab dan keadaan kecelakaan tersebut masih diselidiki oleh otoritas Ukraina.
Apa itu Su-24M?

Sukhoi Su-24M adalah pembom garis depan buatan Soviet dengan sayap geometri variabel, yang dirancang untuk menyerang target pada kedalaman operasional-taktis, dalam segala kondisi cuaca dan kapan saja sepanjang hari.
Ciri utama pesawat ini adalah kemampuannya melakukan serangan berkecepatan tinggi pada ketinggian rendah, mengikuti kontur medan untuk mengurangi paparan terhadap sistem pertahanan udara musuh.
Model ini dioperasikan oleh dua awak, yaitu pilot dan navigator-operator. Pesawat ini dapat mencapai kecepatan maksimum sekitar 1.700 hingga 1.750 km/jam di ketinggian, memiliki radius tempur sekitar 600 hingga 1.000 km, tergantung pada profil misi dan muatan yang dibawa, serta mampu membawa hingga 8 ton persenjataan. Su-24M dilengkapi dengan dua mesin turbojet AL-21F-3.
+ Jet tempur F/A-18 Marinir jatuh di Washington dan memicu kebakaran hutan
Sumber dan gambar: Командування Повітряних Сил ЗСУ / Air Force Command of UA Armed Forces. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
