
Italia akan menerima tujuh kendaraan amfibi AAV-7A1 surplus dari Korps Marinir Amerika Serikat setelah disetujuinya kesepakatan militer senilai US$ 30,6 juta.
Paket tersebut mencakup tiga varian komando AAVC-7A1 dan empat varian pemulihan AAVR-7A1, serta peralatan pendukung, kit kamuflase, dokumentasi teknis dan dukungan logistik.

Kendaraan lapis baja tersebut akan ditransfer langsung dari stok yang sudah ada milik militer Amerika Serikat, tanpa perlu memproduksi unit baru. Akuisisi ini memperkuat kemampuan Italia dalam melaksanakan operasi amfibi, memungkinkan pendaratan pasukan dari laut dan meningkatkan kesiapan operasional pasukan angkatan laut negara tersebut di tengah meningkatnya perhatian NATO terhadap misi ekspedisi.
Beroperasi sejak dekade 1970-an, AAV-7A1 tetap menjadi salah satu platform amfibi utama di dunia Barat. Mampu beroperasi baik di air maupun di darat, kendaraan ini dapat mengangkut hingga 21 personel yang dilengkapi untuk pertempuran dan masih digunakan oleh berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Brasil, Korea Selatan dan Thailand. Masa pakainya yang panjang merupakan hasil dari berbagai program modernisasi yang dilakukan selama bertahun-tahun.

Pembelian versi komando dan pemulihan menunjukkan bahwa Roma berupaya memperkuat kemampuan khusus dalam armada yang sudah dimilikinya. Kendaraan komando berfungsi sebagai pusat koordinasi bergerak untuk operasi, sementara model pemulihan memberikan dukungan teknis dan bantuan untuk mengevakuasi kendaraan lapis baja yang rusak selama misi amfibi. Inisiatif ini sejalan dengan strategi Italia untuk mempertahankan kekuatan amfibi yang kuat di Mediterania, kawasan yang dianggap vital bagi kepentingan pertahanan negara tersebut.
Sumber dan gambar: U.S. Department of State | Wikimedia | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
