
Produsen Rusia Kalashnikov mengumumkan dimulainya pengiriman drone baru SKAT 220, sebuah pesawat tanpa awak yang dikembangkan untuk misi pemantauan, pengawasan, dan pengintaian.
Model ini merupakan evolusi dari SKAT 350M, yang sudah digunakan oleh pasukan keamanan Rusia, dan bertujuan menawarkan kecepatan serta efisiensi operasional yang lebih tinggi.
Di antara perubahan utama dibandingkan versi sebelumnya adalah pengurangan rentang sayap menjadi 2,2 meter dan bobot total hanya 12 kg. Menurut perusahaan, perubahan tersebut memungkinkan perangkat ini mencapai kecepatan hingga 160 km/jam, performa yang dianggap tinggi untuk drone ringan di kategori yang sama.
SKAT 220 menggunakan motor listrik dan dapat tetap mengudara selama lebih dari dua setengah jam. Pengoperasiannya mencakup peluncuran dengan katapel dan pemulihan menggunakan parasut, fitur yang memudahkan penggunaannya di daerah terpencil atau lokasi dengan infrastruktur terbatas. Para pengembang juga menyoroti peningkatan ketahanan dan keandalan untuk misi lapangan berdurasi panjang.

Selain kegiatan pengintaian, drone baru ini dirancang untuk memantau fasilitas strategis, kawasan lingkungan, operasi pertanian, serta jaringan infrastruktur energi dan transportasi. Peluncuran SKAT 220 merupakan bagian dari upaya Kalashnikov untuk memperluas lini pesawat tanpa awaknya, beberapa bulan setelah diperkenalkannya sistem RUS-PE.
+ Ukraina memperkenalkan drone berat yang dikendalikan satelit dengan jangkauan global
Sumber dan gambar: Telegram @kalashnikovnews | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
