
Gambar terbaru dari program HAVA SOJ mengungkap detail yang belum pernah terlihat sebelumnya dari calon pesawat perang elektronik Turki, salah satu proyek paling tertutup dalam industri pertahanan negara tersebut.
Informasi tersebut berasal dari situs The War Zone. Menurut laporan itu, pesawat tersebut terlihat dalam sebuah video yang diunggah oleh Kementerian Pertahanan Turki. Seperti yang tampak dalam gambar, pesawat ini sudah dilengkapi dengan beberapa antena dan fairing eksternal yang ditujukan untuk misi gangguan elektronik dan intelijen sinyal.
Gambar terbaru itu juga memperlihatkan peralatan sementara yang umum digunakan dalam kampanye uji terbang, termasuk probe data aerodinamis yang dipasang di hidung pesawat dan kabel uji yang terhubung ke bagian ekor. Elemen-elemen ini menunjukkan bahwa program tersebut masih berada dalam tahap validasi sistem yang terpasang di dalam pesawat.
HAVA SOJ berbasis pada jet bisnis Bombardier Global 6000 dan dikembangkan untuk menjalankan misi perang elektronik jarak jauh, dengan beroperasi di luar jangkauan pertahanan udara musuh. Fungsi utamanya adalah mendeteksi, mengidentifikasi, menemukan lokasi, dan mengganggu radar serta sistem komunikasi musuh, sehingga membuka koridor aman bagi jet tempur, drone, dan pesawat sekutu lainnya.

Proyek ini menargetkan pengiriman empat pesawat kepada Angkatan Udara Turki. Sistem misi sedang dikembangkan oleh ASELSAN, sementara integrasi platform dilakukan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI). Program ini juga mencakup pusat perencanaan, pelatihan, dan dukungan operasi.
115 yıldır Türk milletinin gökyüzündeki sarsılmaz gücü, Gök Vatan’ın yılmaz bekçisiyiz! 🇹🇷✈️
Şanlı tarihi, üstün fedakârlığı ve kahraman personeliyle milletimizin gururu olan Hava Kuvvetleri Komutanlığımızın kuruluşunun 115’inci yıl dönümünü kutluyor; görev başındaki tüm… pic.twitter.com/ktxuhgy2jk
— T.C. Millî Savunma Bakanlığı (@tcsavunma) June 1, 2026
Foto dan video: Turkish Ministry of Defense / X @tcsavunma. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
