
Survei Carblah menunjukkan bahwa produsen Tiongkok seperti Omoda, Chery, Jaecoo, Leapmotor, GWM, Changan, Geely, dan BYD melampaui merek mainstream tradisional dalam pengalaman yang ditawarkan kepada konsumen.
Merek-merek mobil Tiongkok mulai menempati posisi penting dalam pengalaman pembelian konsumen di Inggris, menurut Carblah Customer Experience Index terbaru. Survei tersebut menunjukkan perubahan penting di pasar otomotif Inggris, terutama di segmen merek mainstream, tempat para produsen baru semakin meraih penilaian positif.
Studi ini menganalisis hampir 250 ribu ulasan nyata dari pelanggan, dengan mempertimbangkan titik interaksi seperti penjualan, layanan pelanggan, layanan purnajual, dan pengalaman kepemilikan. Secara keseluruhan, jaringan dealer dari 54 produsen dievaluasi berdasarkan sentimen konsumen.
Omoda menempati posisi teratas dalam indeks secara keseluruhan, diikuti oleh Chery dan Jaecoo, merek-merek dari grup yang sama. Leapmotor dan GWM juga masuk dalam lima besar, sementara Changan, Geely, dan BYD berada di antara sepuluh posisi terbaik. Hasil ini memperkuat kemajuan produsen Tiongkok di pasar yang secara historis didominasi oleh merek Eropa, Jepang, dan Korea.
Di antara merek mainstream yang sudah mapan, Carblah menyoroti kelompok yang kompetitif dan relatif seimbang, dipimpin oleh Dacia, Abarth, Cupra, Renault, dan Hyundai. Meski menunjukkan konsistensi yang baik, laporan tersebut menyatakan bahwa tidak ada merek mainstream tradisional yang mampu mencapai tingkat performa yang dicatat oleh beberapa merek baru asal Tiongkok.
Indeks ini juga menunjukkan bahwa konsumen tidak lagi secara otomatis mengaitkan harga yang lebih tinggi dengan pengalaman yang lebih baik. Menurut analisis tersebut, merek-merek baru semakin mendapat tempat dengan menawarkan perjalanan pembelian yang lebih sederhana, jelas, dan konsisten, serta layanan yang lebih sesuai dengan ekspektasi konsumen saat ini.
Steve Fowler, jurnalis dan salah satu pendiri Carblah, mengatakan bahwa indeks tersebut menunjukkan konsumen menghargai merek yang menawarkan pengalaman yang lebih langsung dan efisien. Menurutnya, merek penantang yang berorientasi pada nilai berhasil unggul karena membuat proses menjadi lebih jelas, adil, dan mudah.
Michael Yeates, direktur pelaksana sekaligus salah satu pendiri Carblah, menekankan bahwa kepercayaan telah menjadi faktor penting dalam hubungan dengan konsumen. Menurutnya, merek yang mampu mengurangi hambatan dalam perjalanan pembelian dan layanan purnajual cenderung semakin menonjol di pasar.
Merek mainstream yang dievaluasi dalam indeks, menurut urutan alfabet
- Abarth
- BYD
- Changan
- Chery
- Citroën
- Cupra
- Dacia
- Fiat
- Ford
- Geely
- GWM
- Honda
- Hyundai
- Jaecoo
- Jeep
- Kia
- Leapmotor
- Mazda
- MG
- MINI
- Nissan
- Omoda
- Peugeot
- Renault
- Seat
- Skoda
- Smart
- Subaru
- Suzuki
- Toyota
- Vauxhall
- Volkswagen
Sumber: Carblah. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
