
Rencana tersebut mencakup penjualan hingga 20 jet tempur Gripen E/F, donasi hingga 16 Gripen C/D, serta pengiriman amunisi canggih untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina.
Swedia mengumumkan paket dukungan militer baru untuk Ukraina senilai SEK 25,2 miliar, yang menjadi paket terbesar yang pernah disampaikan negara itu untuk mendukung Kyiv. Langkah tersebut mencakup rencana penjualan hingga 20 jet tempur Gripen E/F kepada Ukraina, serta donasi hingga 16 pesawat JAS 39 Gripen C/D yang saat ini beroperasi di Angkatan Udara Swedia.
Menurut pemerintah Swedia, inisiatif ini dilakukan setelah Surat Pernyataan Niat yang ditandatangani pada 22 Oktober 2025 oleh Perdana Menteri Ulf Kristersson dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Negosiasi penjualan Gripen E/F masih berlangsung antara Administrasi Materiel Pertahanan Swedia dan Ukraina, dengan tujuan menyelesaikan kesepakatan secepat mungkin.

Pengiriman jet tempur Gripen E/F baru diperkirakan akan dimulai sebelum 2030. Sementara itu, Gripen C/D pertama yang didonasikan dapat mulai menjaga wilayah udara Ukraina paling cepat tahun depan, asalkan Kyiv meresmikan pembelian model E/F.
Paket tersebut juga mencakup pengiriman amunisi canggih, yang dapat meliputi rudal IRIS-T, AMRAAM, dan METEOR, selain dukungan Swedia untuk pelatihan pilot, perawatan pesawat, serta persiapan personel teknis Ukraina. Pelatihan dapat dimulai tahun ini.
Donasi Gripen C/D, bersama amunisi canggih, diperkirakan bernilai SEK 22,2 miliar. Untuk mengimbangi keluarnya pesawat-pesawat tersebut dari armada Swedia, Stockholm juga berencana membeli Gripen E/F baru untuk Angkatan Udaranya sendiri, selain jet tempur yang sudah dipesan sebelumnya.
Selain pesawat, paket ini mencakup SEK 1,5 miliar untuk memperkuat pertahanan udara dan pengadaan amunisi, termasuk amunisi artileri jarak jauh, sistem perang elektromagnetik, serta dukungan bagi kemampuan jarak jauh Ukraina, dengan peralatan, dukungan teknis, dan sistem komando serta kendali.
Swedia juga akan mengalokasikan SEK 300 juta untuk inisiatif inovasi dan kerja sama industri dengan Ukraina. Tujuannya adalah mendukung pengembangan teknologi Ukraina dan memungkinkan produksi solusi inovatif di wilayah Swedia.

Tambahan SEK 100 juta akan diarahkan kepada Badan Riset Pertahanan Swedia, termasuk proyek digital, pengembangan bahan peledak, dan penentuan posisi kendaraan nirawak. Paket ini juga mencakup SEK 1 miliar untuk dana multilateral pendukung Ukraina dan SEK 100 juta untuk pertahanan sipil, termasuk pelatihan, material untuk organisasi sukarelawan, dan menara kendali lalu lintas udara sipil bergerak.
Dengan langkah baru ini, Stockholm memperkuat posisinya sebagai salah satu pendukung militer utama Ukraina di Eropa, sekaligus memperluas peran Gripen sebagai platform utama dalam penguatan pertahanan udara Ukraina.
Sumber: Pemerintah Swedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
