Beretta mengungkap sistem dengan 8 senapan otomatis untuk menjatuhkan drone

Beretta mengungkap sistem dengan 8 senapan otomatis untuk menjatuhkan drone
Beretta mengungkap sistem dengan 8 senapan otomatis untuk menjatuhkan drone (LinkedIn – Beretta Defense Technologies)

Beretta Defense Technologies mengungkap menara otomatis baru yang dilengkapi delapan senapan anti-drone untuk memperkuat perlindungan infrastruktur kritis dan instalasi militer.

Beretta Defense Technologies mengungkap menara otomatis baru yang dilengkapi delapan senapan anti-drone untuk memperkuat perlindungan infrastruktur kritis dan instalasi militer.

Dinamai LIVET, sistem ini akan diperkenalkan secara resmi selama Eurosatory 2026, salah satu pameran pertahanan terbesar di dunia yang diadakan di Paris. Peralatan ini dikembangkan bekerja sama dengan perusahaan Italia DUALEE dan mengandalkan pelacakan otomatis untuk melawan drone kecil dengan lebih efisien.

Sistem ini menggunakan delapan unit Benelli Drone Guardian, senapan semi-otomatis yang dikembangkan khusus untuk menghancurkan drone kecil menggunakan amunisi ledakan udara yang dapat diprogram. Menurut Beretta, teknologi ini secara signifikan meningkatkan peluang mengenai target dibandingkan senapan tradisional, karena drone biasanya cepat, kecil, dan sulit ditembak dengan tembakan konvensional.

Keunggulan lain dari LIVET adalah kemampuan pelacakan otomatisnya, yang memungkinkan sistem mempertahankan bidikan terkunci pada target tanpa memerlukan kontrol manual terus-menerus dari operator. Sensor dan perangkat lunak memantau drone secara real time, mengurangi waktu respons selama kemungkinan serangan. Platform ini juga menawarkan redundansi operasional, memungkinkan senjata lain tetap berfungsi bahkan jika satu unit mengalami kegagalan.

Meningkatnya penggunaan drone dalam konflik terbaru, terutama di Ukraina, telah mempercepat permintaan global terhadap sistem anti-drone yang lebih canggih. Dalam skenario ini, Beretta memposisikan LIVET sebagai solusi pertahanan kinetik yang dirancang untuk penghancuran fisik ancaman udara jarak pendek, dengan potensi pemasangan di pangkalan militer, kendaraan, dan perimeter perlindungan infrastruktur strategis.

+ Korea Selatan ingin meluncurkan kapal selam nuklir pada pertengahan dekade 2030-an

Sumber: Defence Blog | Foto: LinkedIn – Beretta Defense Technologies | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top