Ukraina ungkap drone Granite yang mampu menyerang dan mengangkut muatan 40 kg

Ukraina ungkap drone Granite yang mampu menyerang dan mengangkut muatan 40 kg
Ukraina ungkap drone Granite yang mampu menyerang dan mengangkut muatan 40 kg (X @Maks_NAFO_FELLA)

Ukraina memperkenalkan Granite, drone berat baru yang dikembangkan untuk misi tempur, pengintaian, dan pengangkutan pasokan di medan perang.

Model tersebut diperkenalkan oleh perusahaan GLEFA dan Culver Aerospace dalam acara Wild Drones, menarik perhatian karena kemampuannya membawa amunisi dan peralatan dalam jarak jauh.

Hexacopter ini dirancang terutama untuk operasi malam hari melawan kendaraan dan posisi militer. Dilengkapi dengan sistem pelepasan untuk enam amunisi, drone ini dapat menggunakan berbagai jenis persenjataan, termasuk bahan peledak, pembakar, fragmentasi, dan proyektil antipelindung baja.

Selain fungsi ofensif, Granite juga memainkan peran logistik penting. Menurut para pengembang, perangkat ini mampu mengangkut hingga 40 kg pasokan untuk pasukan Ukraina di area yang sulit dijangkau, dengan jarak tempuh hingga 10 kilometer selama misi.

Dengan berat maksimum 80 kg, daya tahan terbang hingga 55 menit, dan kecepatan mencapai 72 km/jam, drone ini juga dapat terbang hingga ketinggian 500 meter dan menempuh jarak hingga 55 km dalam satu perjalanan. Selama acara tersebut, perusahaan juga memperkenalkan Behemoth, drone jarak jauh yang terinspirasi dari model Shahed dan mampu menyerang target yang berjarak ratusan kilometer.

+ L3Harris kembangkan drone bawah laut otonom untuk misi rahasia Angkatan Laut AS

Sumber: Militarnyi | Foto: X @Maks_NAFO_FELLA | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top