Ukraina menyerang kapal Rusia di Laut Kaspia sejauh 1.500 km dari perbatasan

Ukraina menyerang kapal Rusia di Laut Kaspia sejauh 1.500 km dari perbatasan
Ukraina menyerang kapal Rusia di Laut Kaspia sejauh 1.500 km dari perbatasan (X @usf_army)

Ukraina kembali memperluas jangkauan operasi militernya dengan menyerang sebuah kapal Rusia di Laut Kaspia, lebih dari 1.500 kilometer dari perbatasannya.

Gambar yang dirilis oleh Pasukan Sistem Tak Berawak menunjukkan drone FP-1 menyerang kapal patroli kelas Svetlyak di pelabuhan Kaspiisk, Dagestan, wilayah yang menjadi markas Armada Kaspia Rusia.

Menurut analisis kelompok pemantau militer Rusia, kapal tersebut mencoba merespons serangan dengan menggunakan sistem pertahanan AK-630 sebelum akhirnya terkena serangan. Detail ini menunjukkan bahwa kapal berada dalam status siaga dan terlibat dalam pertempuran, yang semakin menegaskan pentingnya operasi Ukraina tersebut sebagai bukti meningkatnya kemampuan Kyiv dalam menjalankan misi jarak jauh.

Kapal patroli kelas Svetlyak. Foto: Wikimedia
Kapal patroli kelas Svetlyak. Foto: Wikimedia

Selain serangan terhadap kapal patroli itu, otoritas Ukraina juga menyatakan bahwa drone mereka menghantam kapal militer lainnya serta tiga platform lepas pantai milik Lukoil di Laut Kaspia.

Menurut Kyiv, instalasi minyak tersebut digunakan untuk mendukung operasi logistik Rusia. Jika kerusakan tersebut dikonfirmasi, serangan ini dapat menjadi tahap baru dalam strategi Ukraina untuk menekan infrastruktur energi dan militer Rusia.

Serangan terbaru ini merupakan bagian dari kampanye yang terus meningkat sejak 2024 di Laut Kaspia. Dalam beberapa bulan terakhir, drone Ukraina telah merusak kapal yang dipersenjatai rudal Kalibr dan kapal patroli Rusia lainnya di wilayah tersebut. Perkembangan ini menunjukkan bahwa area yang sebelumnya dianggap jauh dan aman oleh Moskow kini telah masuk dalam jangkauan operasional pasukan Ukraina.

+ Australia dan Norwegia menandatangani kesepakatan untuk produksi rudal regional

Sumber: Defence Blog | Foto: X @usf_army | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial

Back to top