
Sebuah kapal kargo Tiongkok terkena drone kamikaze Shahed dalam serangan Rusia di Laut Hitam, menurut informasi yang dirilis oleh Angkatan Laut Ukraina.
Meski terkena dampak serangan, tidak ada laporan korban tewas atau terluka, dan kapal tersebut berhasil melanjutkan perjalanan setelah insiden itu.
Menurut juru bicara Angkatan Laut Ukraina, Dmytro Pletenchuk, peristiwa ini menambah daftar serangan terhadap kapal-kapal sipil yang beroperasi di kawasan tersebut. Laut Hitam kerap menjadi lokasi aktivitas militer yang melibatkan infrastruktur pelabuhan dan jalur ekspor maritim.
Pada akhir April 2026, sebuah drone Rusia juga menghantam kapal kargo berbendera Saint Kitts dan Nevis saat kapal tersebut menuju pelabuhan di wilayah Odesa untuk memuat biji-bijian. Serangan itu menyebabkan kebakaran di atas kapal, tetapi awak berhasil mengendalikan api tanpa dampak lebih lanjut.

Kasus serupa lainnya terjadi pada 14 April, ketika pasukan Rusia menyerang sebuah kapal sipil berbendera Liberia yang sedang berlayar menuju pelabuhan Odesa. Pada malam yang sama, pelabuhan Izmail juga terkena serangan, yang mengakibatkan kerusakan pada sebuah kapal yang terdaftar di Panama.
+ Israel akan menginvestasikan US$34 juta untuk tangki eksternal jet tempur F-35I
🇨🇳 In the morning a Russian strike drone hit the dry cargo ship KSL Deyang, which was in the sea near the Odesa region.
The ship flies the flag of the Marshall Islands, but belongs to the Chinese company KSL, and its crew consists of Chinese citizens.
The Russian drone also hit… pic.twitter.com/jJYdirNHl8
— MAKS 25 🇺🇦👀 (@Maks_NAFO_FELLA) May 18, 2026
Sumber: Militarnyi | Foto: X @Maks_NAFO_FELLA | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial
