Angkatan Darat AS izinkan uji coba “anjing robot” bersenjata untuk pasukan khusus

Angkatan Darat AS izinkan uji coba "anjing robot" bersenjata untuk pasukan khusus. Foto: Skyborne Technologies
Angkatan Darat AS izinkan uji coba “anjing robot” bersenjata untuk pasukan khusus. Foto: Skyborne Technologies

Angkatan Darat Amerika Serikat telah mengizinkan evaluasi operasional CODiAQ, sebuah “anjing robot” bersenjata yang ditujukan untuk misi pasukan khusus.

Sistem ini, yang dikembangkan oleh perusahaan Australia Skyborne Technologies, menerima izin keselamatan terbatas dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk melanjutkan pengujian bersama unit Komando Operasi Khusus AS (USSOCOM).

Kontrak senilai US$ 6,5 juta tersebut mencakup pengiriman 14 platform robotik berkaki empat bersenjata dan 28 modul persenjataan yang dapat dipertukarkan. Menurut perusahaan, sistem-sistem tersebut akan digunakan dalam evaluasi taktis dan latihan tempur yang dijadwalkan mulai berlangsung pada 2026.

Controller Operated Direct Action Quadruped (CODiAQ) menggunakan platform Vision 60 dari Ghost Robotics, yang dipadukan dengan sistem bidik dan kendali jarak jauh yang dikembangkan oleh Skyborne. Robot ini dirancang untuk beroperasi di lingkungan yang diperebutkan, serta mampu menjalankan misi pengintaian, pengamanan, dan dukungan bersenjata tanpa secara langsung mengekspos prajurit pada risiko.

Angkatan Darat AS izinkan uji coba "anjing robot" bersenjata untuk pasukan khusus. Foto: Skyborne Technologies
Angkatan Darat AS izinkan uji coba “anjing robot” bersenjata untuk pasukan khusus. Foto: Skyborne Technologies

CODiAQ merupakan langkah yang disengaja dan penting dalam sistem darat robotik bersenjata. Tonggak ini memungkinkan Departemen Perang untuk dengan cepat mengevaluasi kegunaan operasional dengan penekanan ketat pada keselamatan sistem, kendali operator, dan manajemen risiko selama evaluasi OT&E serta tempur,” kata Michael J. Trexler, Manajer Program Pemerintah.

Persetujuan ini terjadi di tengah meningkatnya minat angkatan bersenjata Amerika terhadap sistem otonom dan robotik, yang didorong oleh pelajaran dari konflik-konflik terbaru, terutama di Ukraina. Dalam beberapa tahun terakhir, AS telah memperluas pengujian kendaraan darat nirawak untuk fungsi logistik, evakuasi medis, dan dukungan tempur.

Foto: Reproduksi / Defence Blog. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top