Polandia memperkenalkan Borsuk versi ekspor dengan turret Slovakia di IDEB 2026

Polandia memperkenalkan Borsuk versi ekspor dengan turret Slovakia di IDEB 2026
Polandia memperkenalkan Borsuk versi ekspor dengan turret Slovakia di IDEB 2026 (X @PGZ_pl)

Industri pertahanan Polandia memperkenalkan pada pameran IDEB 2026 di Bratislava versi ekspor baru dari kendaraan tempur infanteri Borsuk.

Model tersebut dikembangkan melalui kerja sama antara perusahaan milik negara Polska Grupa Zbrojeniowa (PGZ), melalui Huta Stalowa Wola, dan perusahaan Slovakia EVPÚ Defence, yang bertanggung jawab atas integrasi turret tanpa awak Turra 30V9. Proposal bersama ini bertujuan memperluas kehadiran kedua negara di pasar internasional kendaraan lapis baja.

Borsuk adalah kendaraan tempur infanteri amfibi baru milik Polandia yang dirancang untuk menggantikan BMP-1 dan BWP-1 lama milik Angkatan Darat Polandia. Kendaraan lapis baja ini memiliki lambung berbahan paduan aluminium dengan lapisan pelindung komposit, kemampuan amfibi, serta ruang untuk tiga awak dan enam prajurit yang diangkut. Versi yang dipamerkan di IDEB mengusung konfigurasi modular, memungkinkan berbagai opsi persenjataan dan sistem elektronik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan asing.

Turret Turra 30V9 menggunakan sistem tanpa awak yang dilengkapi kemampuan modern pengendalian tembakan dan fitur hunter-killer, yang memungkinkan komandan mengidentifikasi target baru sementara penembak menyerang ancaman yang sudah terdeteksi. Persenjataan utamanya adalah meriam otomatis GTS-30/A kaliber 30 mm, kompatibel dengan amunisi standar Soviet, meskipun juga memungkinkan integrasi dengan amunisi standar NATO dan meriam lini Bushmaster II. Kendaraan ini juga dilengkapi senapan mesin koaksial 7,62 mm dan peluncur ganda rudal antitank Spike LR2.

Presentasi kendaraan lapis baja tersebut dihadiri oleh Perdana Menteri Slovakia Robert Fico, yang memperkuat dukungan politik terhadap proyek bersama ini. Detail lain yang menarik perhatian adalah kamuflase gurun yang digunakan pada kendaraan tersebut, menunjukkan fokus pada calon pelanggan di Timur Tengah. EVPÚ telah memiliki operasi industri di Arab Saudi, faktor yang dapat mempermudah negosiasi di masa depan dengan negara-negara Arab yang tertarik pada produksi lokal dan kerja sama industri.

+ Mobil terakhir Saab akan dilelang di Swedia setelah berakhirnya merek secara permanen

Sumber: Defence Blog | Foto: X @PGZ_pl | Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial

Back to top