
Jet tempur F-16 Slovakia akan dikerahkan untuk berpatroli di wilayah udara Laut Baltik sebagai bagian dari misi NATO untuk melindungi wilayah di sisi timur Aliansi.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menteri Pertahanan Slovakia, Robert Kaliňák, dalam sebuah konferensi di Polandia, menurut situs Future Army. Pengerahan pesawat ke Lituania, Latvia, dan Estonia dijadwalkan berlangsung pada akhir 2027.
Mobilisasi ini merupakan bagian dari misi Air Policing NATO, yang bertujuan melindungi negara-negara sekutu di sisi timur Eropa. Sebagai bagian dari operasi tersebut, negara-negara sekutu biasanya mengerahkan empat jet tempur serta antara 50 hingga 100 teknisi dan personel penerbangan.
Rotasi pasukan di kawasan Baltik berlangsung selama tiga hingga empat bulan, memberikan perlindungan bagi negara-negara yang tidak memiliki angkatan udara sendiri. Aliansi telah lama menggunakan mekanisme ini untuk melindungi wilayah masing-masing negara anggota.
Sebagai contoh, wilayah udara Luksemburg dipertahankan oleh Angkatan Udara Belgia, sementara Albania dan Slovenia dilindungi oleh pesawat Italia. Saat ini, wilayah udara Slovakia dipertahankan oleh negara-negara tetangga NATO, yaitu Republik Ceko, Polandia, dan Hongaria.
Langkah ini akan tetap berlaku hingga F-16 Slovakia sepenuhnya operasional. Slovakia telah menerima seluruh 14 unit F-16 Block 70, meskipun empat di antaranya masih berada di Amerika Serikat untuk pelatihan pilot.
Foto: 21st Tactical Air Base Čáslav. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
