Perusahaan Turki menandatangani kontrak untuk memasok 100.000 drone kamikaze

Perusahaan Turki menandatangani kontrak untuk memasok 100.000 drone kamikaze
Perusahaan Turki menandatangani kontrak untuk memasok 100.000 drone kamikaze (Foto: Anadolu)

Perusahaan Turki Pasifik Technology telah menandatangani kontrak untuk memasok 100.000 drone kamikaze MERKUT FPV dan empat jenis tambahan sistem nirawak kepada sebuah negara yang tidak diungkapkan.

Menurut situs Defence Blog, kontrak tersebut, yang menjadi salah satu kesepakatan ekspor drone tunggal terbesar yang diumumkan secara publik oleh perusahaan pertahanan Turki, mencakup lima platform nirawak berbeda di domain udara dan darat.

Inti dari kesepakatan ini adalah 100.000 unit sistem drone kamikaze MERKUT FPV, dilengkapi dengan 10 helikopter nirawak ALPIN, 25 helikopter mini nirawak DUMRUL yang dikembangkan oleh Titra Technology, 500 drone kamikaze taktis DELİ, dan 500 unit otonom pendukung serta pengawasan darat KORGAN.
Ini merupakan paket berisi 101.035 sistem nirawak untuk negara pembeli yang tidak diungkapkan. Nilai kontrak juga tidak diumumkan dalam pernyataan perusahaan.

Drone kamikaze MERKUT FPV menawarkan ketahanan terbang selama 20 hingga 30 menit dan jangkauan operasional hingga 8 kilometer. Drone ini dilengkapi kamera termal yang memungkinkan keterlibatan siang dan malam terlepas dari kondisi cuaca, sistem sumbu pengaman tinggi, serta fitur detonasi otomatis dengan sensor jarak yang mengaktifkan hulu ledak tanpa mengharuskan operator mengambil keputusan detonasi manual pada saat benturan.

Dengan mempertimbangkan hal itu, pesanan 100.000 unit sistem dengan spesifikasi tersebut menunjukkan bahwa negara pembeli berniat mengerahkan drone FPV bukan sebagai kemampuan tambahan, melainkan sebagai senjata atrisi massal seperti yang telah digunakan pasukan Ukraina dan Rusia sejak 2023.

Foto: Anadolu. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top