
BYD memperkenalkan Denza Z, supercar listrik cabriolet barunya, dalam Beijing Auto Show. Kendaraan ini merupakan bagian dari Denza, lini premium dari produsen asal Tiongkok tersebut.
Desain mobil ini, yang dipimpin oleh Wolfgang Egger dan tim globalnya, mengikuti filosofi baru “Pure Emotion” dari BYD. Hasilnya, Z menandai fase baru yang digambarkan oleh merek tersebut dalam divisi kendaraan listrik mewahnya.
Bodi berbahan serat karbon dipadukan dengan kap mesin yang memiliki saluran aerodinamis, dirancang untuk mengalirkan udara pada kecepatan tinggi. Paket ini dilengkapi dengan atap yang dapat dilipat, menjaga tampilan cabriolet tanpa mengorbankan kekakuan struktural.
Sasisnya menggunakan sistem DiSus-M, yaitu sistem kontrol bodi elektromagnetik yang berfokus pada performa tinggi, memberikan tenaga lebih dari 1.000 hp dan kemampuan akselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik.

Dalam hal jarak tempuh, Z tidak mengecewakan. Model ini dilengkapi dengan baterai Blade generasi kedua yang dipadukan dengan teknologi Flash Charging, memungkinkan pengisian daya ultra-cepat. Tujuan BYD adalah menggabungkan performa tinggi dengan kemampuan menempuh jarak jauh—kombinasi penting bagi supercar listrik.
Denza Z akan diluncurkan secara global pada Goodwood Festival of Speed di Inggris pada bulan Juli, dengan pasar internasional diprioritaskan sebelum peluncuran domestik di Tiongkok, menurut situs Car News China.
Harga belum diumumkan, tetapi di pasar domestiknya diperkirakan berada di kisaran ¥400.000 hingga ¥500.000 (US$58.600 hingga US$73.200), jauh lebih rendah dibandingkan pesaing Barat yang sudah mapan seperti Maserati GranCabrio, yang di Tiongkok mulai dari ¥2.438.000 (US$356.700).
+ Rumania menerima pabrik baru drone Watchkeeper XR dari Elbit Systems
Foto: BYD. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
