Ukraina Gunakan Mirage 2000 Prancis dalam Serangan terhadap Posisi Rusia untuk Pertama Kalinya

Dassault Mirage 2000. Foto: Angkatan Udara Ukraina
Dassault Mirage 2000. Foto: Angkatan Udara Ukraina

Angkatan Udara Ukraina mulai menggunakan jet tempur Prancis Dassault Mirage 2000 dalam misi serangan darat terhadap posisi pasukan Rusia.

Informasi tersebut disampaikan oleh kanal Telegram “Sunflower” yang terkait dengan penerbangan militer Ukraina, yang juga mempublikasikan video yang diklaim sebagai aksi tempur ofensif pertama pesawat tersebut di garis depan.

Rekaman tersebut memperlihatkan peluncuran dua bom berpemandu presisi tinggi AASM Hammer ke target darat di salah satu sektor garis depan.

Sebelumnya, menurut pernyataan resmi terdahulu, Mirage 2000 yang ditransfer ke Ukraina terutama digunakan dalam misi pertahanan udara, mencegat rudal jelajah dan drone Rusia.

Telegram @soniah_hub
Telegram @soniah_hub

“Kami berterima kasih kepada Prancis atas dukungan berkelanjutan terhadap tentara kami, serta atas persenjataan modern dan berkualitas tinggi,” tulis kanal tersebut dalam unggahannya.

Perubahan Profil Operasional

Publikasi ini menandai rekaman video pertama yang tersedia secara publik mengenai serangan udara-ke-darat yang dilakukan oleh Mirage 2000 yang dioperasikan Ukraina.

Penggunaan bom AASM Hammer memperluas spektrum operasional platform tersebut, yang kini juga berfungsi sebagai aset serangan presisi terhadap target darat yang diperkuat atau konsentrasi logistik.

Selain bom berpemandu, Mirage 2000 Ukraina juga menggunakan rudal udara-ke-udara Prancis MBDA MICA dan Matra Magic II untuk menghadapi target udara, sehingga memperkuat kemampuan pertahanan wilayah udara negara tersebut.

Pengiriman dan Pelatihan

Baru-baru ini dikonfirmasi bahwa Ukraina akan menerima dua pesawat tambahan dari Prancis hingga akhir kuartal pertama 2026.

Dassault Mirage 2000. Foto: Angkatan Udara Ukraina
Dassault Mirage 2000. Foto: Angkatan Udara Ukraina

Unit tersebut akan menambah tiga pesawat yang telah dikirim tahun lalu. Namun, satu di antaranya hilang pada musim panas lalu, sehingga jumlah operasional diperkirakan mencapai setidaknya empat jet tempur hingga akhir 2026.

Transfer pesawat baru ini juga disertai dengan program pelatihan yang diperluas bagi pilot dan kru pemeliharaan. Saat ini, tiga pilot Ukraina sedang menjalani pelatihan di Prancis untuk mengoperasikan Mirage 2000.

Dengan bertambahnya jumlah pesawat dan integrasi amunisi berpemandu presisi, Mirage 2000 diperkirakan akan memainkan peran yang lebih serbaguna dalam struktur Angkatan Udara Ukraina, menggabungkan pertahanan udara dengan kemampuan serangan presisi di medan tempur.

Sumber dan gambar: Telegram @soniah_hub | Angkatan Udara Ukraina. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top