
Xpeng, pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, mencatat minat pembeli yang tinggi setelah mengumumkan kendaraan listrik yang dilengkapi dengan pesawat pribadi.
Menurut Car and Driver, mobil tersebut dilengkapi sistem penggerak enam roda, powertrain jarak jauh yang mampu menempuh lebih dari 950 km dalam sekali pengisian daya, pintu belakang model bus, serta kapasitas tempat duduk untuk empat orang.
Namun sorotan utamanya adalah Land Aircraft Carrier, pesawat pribadi yang hadir bersama mobil ini. Drone VTOL yang mampu mengangkut satu penumpang ke udara tersebut dapat dikendalikan secara manual maupun otonom, dan diisi ulang saat disimpan di area kargo kendaraan.

Konsep ini mungkin terdengar seperti sesuatu yang diambil dari film futuristik era 2000-an, tetapi Xpeng tampaknya bertekad untuk mewujudkannya, dengan rencana memulai produksi pada akhir 2026.
Para eksekutif Eropa perusahaan tersebut telah menyatakan bahwa pabrik sudah siap memproduksi kendaraan ini, dan model pra-produksi kini sedang dalam tahap pengembangan. Sementara itu, CEO perusahaan dikabarkan telah menginstruksikan seluruh tim manajemen untuk belajar menerbangkan pesawat tersebut.

Sejauh ini, lebih dari 7.000 orang telah melakukan pemesanan untuk menerima salah satu “mobil terbang” ini. Namun inovasi tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan: apakah pemilik harus memiliki lisensi pilot resmi, atau cukup dengan sertifikat operator drone?
Untuk dapat digunakan di wilayah perkotaan, regulasi tertentu masih perlu disusun. Bagaimanapun, satu hal yang pasti: masa depan sudah hadir. Dalam waktu dekat, alih-alih terjebak kemacetan, Anda mungkin cukup memarkir kendaraan dan terbang dengan drone pribadi Anda untuk tiba tepat waktu di tujuan.
+ Airbus Mengusulkan Dua Platform Inovatif untuk Menggantikan Helikopter NATO
Foto: Xpeng. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.
