AS uji dudukan senapan mesin Bullfrog untuk melindungi Abrams dan Bradley dari drone

Sistem anti-drone Bullfrog dipasang pada kendaraan lapis baja. Foto: Allen Control Systems
Sistem anti-drone Bullfrog dipasang pada kendaraan lapis baja. Foto: Allen Control Systems

Dudukan senapan mesin Bullfrog baru dikembangkan oleh Allen Control Systems untuk melindungi kendaraan militer Amerika Serikat dari ancaman drone yang terus meningkat.

Di Amerika Serikat, perusahaan Allen Control Systems memperkenalkan dudukan senapan mesin anti-drone Bullfrog yang dirancang untuk memperkuat pertahanan tank M1 Abrams dan kendaraan tempur infanteri Bradley. Sistem ini saat ini sedang dalam tahap uji coba oleh Angkatan Bersenjata AS.

Pemasangan ini menggunakan senapan mesin Browning kaliber .50 (12,7 mm) dengan mode otonom dan semi-otonom, mampu mendeteksi, mengidentifikasi, dan menghancurkan drone berukuran kecil.

Menurut pihak produsen, uji coba saat ini melibatkan pemasangan model integrasi pada platform lapis baja Amerika, sebagai tahap sebelum penerapan operasional penuh.

Sistem anti-drone Bullfrog dipasang pada kendaraan lapis baja. Foto: Allen Control Systems
Sistem anti-drone Bullfrog dipasang pada kendaraan lapis baja. Foto: Allen Control Systems

Bullfrog memiliki berat hanya 75 kg (tanpa amunisi), sehingga dapat dipasang pada berbagai jenis kendaraan lapis baja. Sistem ini dirancang untuk menyerang target udara hingga jarak 1.500 meter, memberikan lapisan perlindungan tambahan di zona pertempuran dengan kepadatan UAV yang tinggi.

Selain aplikasi militer, dudukan ini juga dapat digunakan untuk melindungi infrastruktur penting dari serangan drone yang dilengkapi bahan peledak atau kamera pengintai.

Sistem anti-drone Bullfrog dipasang pada kendaraan lapis baja. Foto: Allen Control Systems
Sistem anti-drone Bullfrog dipasang pada kendaraan lapis baja. Foto: Allen Control Systems

Perusahaan menekankan bahwa otomatisasi Bullfrog secara signifikan mengurangi beban kerja operator dan memungkinkan respons waktu nyata terhadap ancaman udara.

“Sementara tahap saat ini melibatkan pemasangan model untuk pengujian integrasi, tujuan akhirnya adalah penerapan penuh pada kendaraan lapis baja,” kata Allen Control Systems dalam pernyataannya.

Penerapan sistem seperti Bullfrog menegaskan fokus Angkatan Darat AS untuk memodernisasi pertahanannya terhadap drone.

Baru-baru ini, angkatan bersenjata juga memilih rudal Freedom Eagle-1 (FE-1) buatan AeroVironment sebagai solusi pelengkap untuk menetralkan drone kamikaze dan ancaman udara lainnya dengan cara yang lebih efisien dan hemat biaya.

+ Video: UAC mengirimkan batch baru jet tempur Su-35S ke Angkatan Udara Rusia

Sumber dan gambar: Allen Control Systems x @allencontrol. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim redaksi.

Back to top