
Kementerian Pertahanan Rusia merilis pada Rabu pagi (4) rekaman latihan militer di Pangkalan Angkatan Laut Baltik, mensimulasikan pembebasan kapal sipil yang disandera oleh kelompok teroris.
+ Klik di sini untuk menonton videonya
Operasi ini dilakukan untuk melatih pasukan dalam merespons situasi sabotase atau penyanderaan laut.
+ Angkatan Bersenjata Italia akan menerima versi nasional dari BvS10 Viking
Menurut skenario latihan, sebuah kapal sipil — diperankan oleh kapal penarik penyelamat Armada Baltik — dibajak oleh sekelompok orang bersenjata yang mengancam akan menyandera jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Menghadapi ancaman tersebut, komando Armada Baltik mengerahkan kapal anti-sabotase, perahu patroli, dan kapal cepat dengan pasukan khusus di dalamnya untuk merespons insiden tersebut.
Operasi ini juga mendapat dukungan dari angkatan udara angkatan laut: helikopter membawa unit serbu lintas udara digunakan untuk memperkuat aksi taktis.
Selama simulasi, para tentara berlatih berbagai pendekatan untuk mengepung kapal, mengevakuasi sandera, dan memberikan bantuan kepada korban. Di fase terakhir, unit pasukan khusus dari laut dan udara melakukan pendaratan simultan di kapal, mengepung para “teroris” dan menetralkan mereka. Awak kapal berhasil dibebaskan.
Simulasi ini merupakan bagian dari rangkaian latihan yang dilakukan Angkatan Laut Rusia dengan fokus pada keamanan maritim dan respons terhadap ancaman asimetris di zona pesisir dan internasional.
Sumber dan gambar: Kementerian Pertahanan Rusia. Telegram @mod_russia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
