
Operator dari Pasukan Operasi Khusus (SSO) unit Balista melaporkan keberhasilan penembakan jatuh sebuah helikopter Rusia Ka-52 “Alligator”, yang dihantam oleh drone FPV buatan Ukraina.
+ Klik di sini untuk melihat videonya
Menurut sumber militer Ukraina, serangan tersebut terjadi di wilayah Kursk, dalam wilayah Rusia. Helikopter tersebut, yang diperkirakan bernilai sekitar US$ 16 juta, diduga dihancurkan oleh drone sudut pandang pertama (FPV), teknologi yang semakin umum di medan perang karena presisi dan biaya produksinya yang rendah.
+ Influencer Valeria Márquez Ditembak Mati Saat Siaran Langsung di TikTok di Meksiko
Laporan awal menunjukkan bahwa setidaknya satu dari awak helikopter tersebut tewas. Diduga bahwa komandan kru adalah Kapten Yegorov, yang berasal dari Chuvashia. Obituarinya dikabarkan telah dipublikasikan sehari sebelum berita ini disampaikan.
Ada spekulasi bahwa kehilangan ini terkait dengan data yang dirilis oleh Staf Umum Ukraina pada 15 Mei, yang menyebutkan penghancuran sebuah helikopter musuh pada tanggal tersebut.

Sebuah video yang diduga menunjukkan momen penembakan jatuh dipublikasikan di saluran Telegram halaman Berita Operasional Angkatan Bersenjata Ukraina, memperkuat kebenaran serangan tersebut — meskipun otoritas Rusia belum secara resmi mengonfirmasi jatuhnya pesawat tersebut.
Sumber: Berita Operasional Angkatan Bersenjata Ukraina. Telegram @operativnoZSU. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.
